Sering Kena Diskriminasi Meski Banyak Prestasi

Sering Kena Diskriminasi Meski Banyak Prestasi

1ec324f0-afd0-408a-83ff-d6dbbcfa927d_169

Jakarta – Dunia game memang didominasi oleh kaum adam. Tapi di antara mereka ada sejumlah wanita yang jago bermain game dan bahkan menyandang gelar sebagai gamer profesional, satu di antaranya adalah Silvia.

Mojang kelahiran Bandung itu mengaku suka game sejak dirinya di bangku taman kanak-kanak. Tapi baru saat berstatus Sekolah Menengah Atas (SMA), Silvia mulai melirik dunia game secara profesional.

Ia lantas bergabung dalam tim NXA Ladies yang dibesut oleh gamer cantik Nixia. Silvia masuk dalam divisi First Person Shooter.

Selama tiga tahun bergabung, gadis berusia 19 tahun ini sudah menorehkan sejumlah prestasi bersama timnya. Ia meraih juara di berbagai kompetisi baik di dalam negeri maupun kancah internasional.

“Kami pernah juara satu Call of Duty, pernah juga juara di kompetisi Counter-Strike: Global Offensive di Taipei,” tuturnya.

Diskriminasi
Meski sudah menyandang gamer profesional, Silvia mengaku pernah mendapat perlakuan diskriminatif dari gamer laki-laki. Sering kali ia dan timnya dipandang sebelah mata akan kemampuannya dan dicap hanya bermodal tampang saja.

Menanggapi hal tersebut, Silvia tidak lantas marah. Malah sebaliknya ia terpacu untuk membuktikan akan kemampuan yang dimilikinya.

“Kami tidak main-main di sini. Kami ingin membuktikan gamer cewek juga punya kemampuan. Untuk itu kami berlatih 5 sampai 8 jam setiap hari selama seminggu agar dapat memenangi kompetisi,” tuturnya.

Namun Silvia tidak menampik paras tim NXA Ladies yang cantik banyak diidolakan oleh gamer cowok. Untungnya selama ini tidak ada yang jahil maupun melecehkan.

“Tidak ada yang menggoda. Mereka hanya ingin kenalan dan berteman saja. Kami pun ingin menjalin hubungan baik sih sama mereka,” katanya. (afr/fyk)

Kepala BIN: Pokemon Go Bisa Digunakan Intelijen Asing

Kepala BIN: Pokemon Go Bisa Digunakan Intelijen Asing

10403731-9856-41e4-bcca-a2fd837b30d7_169

Jakarta – Permainan berbasis augmented reality, Pokemon Go tengah digandrungi masyarakat. Rupanya Kepala BIN Sutiyoso jadi khawatir permainan itu disalahgunakan untuk kepentingan asing.

“Bisa digunakan untuk kepentingan asing. Bisa. Permainan itu kan membutuhkan kamera. Kalau itu dimainkan di instalasi penting, objek vital asrama kepolisian, TNI atau intelijen tentu itu bisa dibaca oleh intelijen lain gambar-gambar itu. Itu yang berbahaya dari sisi keamanannya,” ujar Sutiyoso di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (21/7/2016).

Bang Yos, sapaan akrab dia, menganggap permainan tersebut lebih banyak menimbulkan masalah. Dia lalu menyebutkan contoh-contoh pemain Pokemon Go yang sampai menabrak mobil atau pun salah masuk markas militer.

“Untuk apa main mainan seperti itu kalau ada yang lain? Kan sudah banyak contoh orang sampai njegur ke sungai, nabrak mobil,” ucap dia.

Tetapi untuk pemblokiran bukanlah kewenangan BIN. Sutiyoso menyerahkan ke pihak yang berwenang.(bag/fyk)

Pokemon Go Mau Sambangi Windows Phone?

Pokemon Go Mau Sambangi Windows Phone?

0c6485a8-316c-4e25-bdb5-d8a272b63772_169

Jakarta – Ketika pengguna Android dan iOS lagi senang-senangnya main Pokemon Go, pengguna Windows Phone dipaksa harus gigit jari. Namun secercah harapan telah diberikan oleh Microsoft.

Pasalnya di halaman Facebook Microsoft terpampang informasi yang benar-benar bisa bikin pengguna Windows Phone sumringah. Jadi disebutkan kalau Pokemon Go akan hadir dalam waktu dekat lewat Windows Phone Store.

The application will be home soon, which refers to the windows phone store. Thank you,” tulis tim Microsoft Portugal, seperti detikINET kutip dari GSM Arena, Kamis (21/7/2016).

Meski terdengar menjanjikan, informasi ini masih memunculkan keraguan. Sebabnya informasi ini muncul di Facebook Microsoft Portugal, bukan Microsoft global. Sehingga informasi tersebut dianggap belum sahih.

Apalagi beberapa saat kemudian Microsoft Portugal melakukan koreksi kalau informasi sebelumnya merupakan kesalahan. Meski begitu Microsoft Portugal juga mengatakan kalau permintaan hadirnya Pokemon Go di Windows Phone sudah masuk dalam tahap evaluasi.

Microsoft menjanjikan akan langsung memberikan update bila ada perkembangan lebih lanjut soal kehadiran Pokemon Go di Windows Phone.

“Dear fans, kami minta maaf atas informasi yang sebelumnya di-published yang adalah kesalahan. Kami telah menerima permintaan untuk aplikasi ini (Pokemon Go-red) agar tersedia di Windows Phone. Windows Phone Store akan melakukan evaluasi demi memberikan solusi terbaik. Kami janji akan terus memberikan update perkembangannya,” kata Microsoft. (yud/fyk)

Facebook Messenger Tembus Semiliar Pengguna

Facebook Messenger Tembus Semiliar Pengguna

f30d0063-bbf2-4f1c-8510-16b9b7c7287b_169

Jakarta – Layanan messaging Facebook Messenger makin banyak peminatnya. Facebook menyatakan kalau saat ini, Facebook Messenger telah menembus pengguna lebih dari 1 miliar.

Dikutip detikINET dari Reuters, Kamis (21/7/2016), angka tersebut dicapai hanya dua tahun setelah Facebook memisahkan Messenger dari aplikasi utama. Dengan keberhasilannya tembus semiliar pengguna, berarti Facebook kian dominan di dunia aplikasi mobile.

Pasalnya selain Messenger, ada dua aplikasi Facebook yang jumlah penggunanya sudah tembus angka 1 miliar. Yakni aplikasi Facebook sendiri serta WhatsApp yang mereka beli di tahun 2014.

Selain itu masih ada layanan media sosial Instagram. Bulan lalu, Instagram dilaporkan telah memiliki lebih dari 500 juta user.

Dahulu di tahun 2014 saat Facebook memisahkan aplikasi Messenger, banyak orang yang tidak senang karena merasa kerepotan. Namun ternyata langkah itu sejauh ini terbukti tepat.

(fyk/yud)