10403731-9856-41e4-bcca-a2fd837b30d7_169

Jakarta – Permainan berbasis augmented reality, Pokemon Go tengah digandrungi masyarakat. Rupanya Kepala BIN Sutiyoso jadi khawatir permainan itu disalahgunakan untuk kepentingan asing.

“Bisa digunakan untuk kepentingan asing. Bisa. Permainan itu kan membutuhkan kamera. Kalau itu dimainkan di instalasi penting, objek vital asrama kepolisian, TNI atau intelijen tentu itu bisa dibaca oleh intelijen lain gambar-gambar itu. Itu yang berbahaya dari sisi keamanannya,” ujar Sutiyoso di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (21/7/2016).

Bang Yos, sapaan akrab dia, menganggap permainan tersebut lebih banyak menimbulkan masalah. Dia lalu menyebutkan contoh-contoh pemain Pokemon Go yang sampai menabrak mobil atau pun salah masuk markas militer.

“Untuk apa main mainan seperti itu kalau ada yang lain? Kan sudah banyak contoh orang sampai njegur ke sungai, nabrak mobil,” ucap dia.

Tetapi untuk pemblokiran bukanlah kewenangan BIN. Sutiyoso menyerahkan ke pihak yang berwenang.(bag/fyk)